Puncak arus mudik di Sampit pada pengujung Ramadan jadi kunjungan perdana Agustiar Sabran sejak menjabat Gubernur Kalteng, Sabtu (29/3) lalu. Selain meninjau situasi mudik, dia tak menyangka daya beli warga Sampit masih tinggi.
DODI-HENY, Sampit | radarsampit.com
Selepas santap sahur, rombongan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bertolak dari Palangka Raya menuju Sampit. Di tengah pagi buta itu, Agustiar sengaja memilih jalur darat ke Sampit untuk meninjau jalan yang digunakan pemudik.
Setelah menempuh perjalanan tiga jam lebih, Agustiar tampak puas dengan kondisi jalan yang menurutnya sudah bagus. Meski ada beberapa kerusakan kecil, dia memastikan hal itu akan segera dibereskan.
”Kami bersama Pak Kapolda, Danrem, dan lainnya, memantau jalan dan aman. Nanti akan diperbaiki lagi. Saya juga pastikan kami akan terus koordinasi,” ujar Agustiar saat berada di Sampit.
Agustiar saat itu didampingi Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan dan Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, serta pejabat lainnya.
Pasar Keramat menjadi target utama memantau situasi harga pangan. Agustiar juga menyempatkan diri berinteraksi dengan warga.
Agustiar mengatakan, peninjauan di Sampit merupakan komitmen bersama untuk memastikan arus mudik berjalan lancar, situasi kamtibmas kondusif, stabilitas harga terjaga.
Menurutnya, hal itu merupakan wujud kehadiran pemerintah sebagai abdi dan pelayan masyarakat.
”Ini komitmen kami. Kewajiban kami sebagai pelayanan masyarakat Kalteng. Memantau arus mudik, kami pastikan lancar dan daya beli meningkat. Luar biasa dalam kondisi saat ini,” ujarnya.
Agustiar juga membagikan bantuan pada sejumlah warga. Dia mengatakan, kunjungan kali ini merupakan pertama kali di Pasar Keramat sejak dirinya menjadi Gubernur Kalteng.
”Kami hadir langsung untuk memastikan stabilitas harga. Semua aman, meski ada kenaikan harga,” katanya.
Agustiar menuturkan, stok bahan pangan di Kotim dijamin aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik sampai melakukan pembelian dalam jumlah besar atau panic buying.