Dari Kunjungan Perdana Gubernur Kalteng Agustiar Sabran ke Sampit di Pengujung Ramadan

Jadi Berkah bagi Pedagang, Tak Menyangka Daya Beli Warga Masih Tinggi

Kunjungan kerja gubernur kalteng
KUNJUNGAN KERJA: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat mengecek harga di Sampit dalam kunjungan kerjanya di pengujung Ramadan, Sabtu (29/3).DODI/RADAR SAMPIT

Kunjungan orang nomor satu di Kalteng ini langsung menyedot perhatian pedagang dan pembeli di pasar yang sedang ramai-ramainya. Banyak pedagang yang antusias memanggil Gubernur dengan suara nyaring, berharap lapaknya disinggahi Agustiar.

Dengan penampilan sederhananya mengenakan kemeja putih dan topi cokelat, Agustiar menyapa pedagang Pasar Keramat. Dia menanyakan penjualan dan daya beli masyarakat menjelang H-2 Lebaran, sambil memantau harga.

Bacaan Lainnya

Pedagang dan pembeli berusaha mendekat, ingin bersalaman menjabat tangannya. Situasi yang padat, membuat langkah kaki Agustiar terhenti di lapak pedagang yang berjualan pakaian dalam.

”Sudah laku berapa hari ini Bu?” ujar Agustiar sampai memegang pakaian dalam wanita warna krim bermotif bunga.

”Penjualan masih biasa-biasa saja Pak. Masih pagi, belum begitu ramai,” sahut pedagang.

Mendengar hal itu, Agustiar memberi kode kepada ajudannya untuk mengeluarkan sejumlah uang lembaran Rp50 ribu dan langsung menyerahkan ke pedagang dengan niat agar dagangannya laris.

Baca Juga :  Ribuan Pemudik Susulan Padati Pelabuhan

”Ini Bu, saya bantu lariskan jualannya,” ucap Agustiar sambil berlalu pergi setelah berbincang ringan dengan pedagang.

Pedagang tersebut merasa senang dan bersyukur kedatangan Gubernur Kalteng yang tak disangka-sangka mendatangkan rejeki untuknya.

”Senang dan bersyukur jualan saya dilarisin, bisa ketemu Pak Gubernur. Padahal saya gak teriak manggil, karena posisi lapak jualanya dibawah ngemper di tanah berlapik terpal,” ujarnya.

Kunjungan berlanjut ke Pelabuhan Sampit, lokasi dengan jumlah pemudik terbanyak setiap tahun. Agustiar dan sejumlah pejabat menyempatkan diri memantau situasi di dalam KM Dharma Ferry VI  Lautan Utama, meninjau kepadatan penumpang.

Kapal milik PT Dharma ini mengangkut 446 penumpang menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada puncak mudik tersebut.

Selesai memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar, Gubernur dan rombongan yang juga didampingi tuan rumah, Bupati dan Wabup Kotim Irawati itu, melanjutkan pemantauan ke ruas jalan lingkar selatan Sampit yang menjadi kewenangan Pemprov Kalteng. (daq/hgn/ign)



Pos terkait