Rizky-Hamid Pimpin Lamandau Setelah Gugatan Hendra-Budiman Ditolak MK

Rizky-Hamid
DIARAK: Kemenangan pasangan Rizky-Hamid dalam sidang sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi disambut antusias oleh masyarakat di Kota Nanga Bulik.  

NANGA BULIK, radarsampit.com – Kemenangan pasangan Rizky-Hamid dalam sidang sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi disambut antusias oleh masyarakat di Kota Nanga Bulik.  Sekembalinya dari Jakarta, kemarin (25/2), pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lamandau terpilih itu diarak keliling Kota Nanga Bulik.

Sesampai di sekretariat pemenangan Jalan Batu Batanggui Nanga Bulik, Rizky-Hamid juga langsung disambut ratusan pendukung. Tidak sedikit pendukung yang berlinang air mata saat melihat kedatangan bupati termuda di Lamandau ini.

Bacaan Lainnya

Sebelum ke Nanga Bulik, Rizky bersama istrinya juga melakukan sujud di kaki kedua orang tuanya di Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, yakni H Asan Darsani dan Hj Siti Astawa yang merupakan tokoh masyarakat. Keberhasilannya ini tidak lepas dari segala dukungan  usaha dan doa dari kedua orang tuanya.

Baca Juga :  Kurir Ditangkap Polisi, Sabu Kalbar Gagal Masuk Kalteng

Sedangkan Wakil Bupati Abdul Hamid yang mengaku sudah yatim sejak kelas 4 SD juga bersimpuh di hadapan orangtua angkatnya, HM Arba’i yang juga tokoh masyarakat Lamandau.

“Alhamdulillah perjuangan kita yang panjang dan berliku telah usai, mari kita sambut kegembiraan ini dengan selalu menjaga stabilitas politik di Lamandau. Mari bergandengan tangan, kita bersama-sama mewujudkan visi misi kita,” ucapnya di hadapan para pendukung.

Membicarakan pengalaman saat menunggu pembacaan putusan MK, dia mengaku sempat bergetar, karena belasan perkara daerah lain rata-rata diputuskan pemungutan suara ulang (PSU) dan pilkada ulang.

Sementara dia mengaku sudah nyaris kehabisan amunisi dan harus bersiap jikalau MK nantinya memutuskan PSU.

“Pak Gubernur Agustiar sempat menelpon saya sebelum berangkat retret, supaya saya pulang dulu temui orang tua. Jadi saya sempat pulang sebentar meminta restu dan doa dari orang tua. Hingga akhirnya doa orang tua dan seluruh masyarakat Lamandau terkabul,” ungkapnya.

Ia menegaskan, sudah saatnya seluruh elemen masyarakat Lamandau bersatu untuk mewujudkan Lamandau yang maju. Lupakan perbedaan, dan jangan ada lagi yang mengolok-olok atau memposting sesuatu di media sosial yang dapat mengganggu hubungan pertemanan dan persaudaraan.



Pos terkait